TENTANG KAMI


Sejarah

Perusahan jasa angkutan darat PT. Sejahtera Karyaprima Trans (SK Trans) adalah perusahaan yang berdiri pada bulan Maret tahun 2017. Namun sebelum itu, jauh di tahun 1988 yang lalu, Bapak Founder kami memulai usaha jasa angkutan darat dengan jumlah armada awal sebanyak 2 unit truck merek Mitsubishi Fuso rakitan tahun 1982 atau biasa disebut dengan Mitsubishi Doyok dan truck Nissan Diesel rakitan tahun 1980 atau biasa disebut dengan Nissan Bulldog. Awalnya Founder kami memulai usaha jasa angkutan dengan tanpa badan usaha resmi dan masih memakai nama pribadi. Segmen angkutan yang pertama digeluti oleh Founder kami adalah segmen angkutan break-bulk (barang karung) di Pelabuhan Belawan Terminal Ujung Baru, karena saat itu memang Pelabuhan Belawan masih belum mempunyai Unit Terminal Peti Kemas (UTPK).

Namun seiring dengan ketekunan dan totalitas Founder kami, maka armada pun terus bertambah, hingga pada tahun 1996 telah berjumlah di atas 15 unit truck yang semuanya merupakan truck tronton dengan bak terbuka. Pada tahun 1997 terjadi krisis moneter yang menhantam Indonesia dan berujung kerusuhan pada tahun 1998, saat itu banyak pengusaha Tionghoa yang lari dan menjual aset-aset mereka dengan harga sangat murah, namun tidak bagi Founder kami, beliau justru menganggap saat inilah yang tepat untuk menambah armada operasional sebab akan mendapatkan truck dengan harga yang sangat murah. Dan ternyata keputusan Founder kami tidak salah, seiring dengan membaiknya situasi politik dan keamanan pasca reformasi, kebutuhan akan transportasi semakin tinggi. Tercatat hingga tahun 2000, Founder kami telah mengoperasikan truck bak terbuka dengan total di atas 40 unit, dan di saat itu bukan hanya melayani cargo Pelabuhan Belawan saja, namun juga melayani cargo door-to-door jarak dekat maupun jauh.

Di tahun 2001, trend angkutan di Pelabuhan Belawan mulai berubah seiring dengan perkembangan zaman dan semakin tingginya permintaan angkutan peti kemas (container)  yang merupakan jenis transportasi intermoda yang lebih murah dan efisien. Maka di tahun itu pula Founder kami mulai mengalihkan sebagian trucknya untuk dioperasikan mengangkut container. Saat itu Founder kami memodifikasi trucknya agar aman mengangkut container dengan cara memasang 4 titik container twist lock di atas chassis truck. Pada saat itu kebanyakan angkutan yang mengangkut container memakai truck sangat berbahaya tanpa menggunakan container twist lock dan hanya menaruh container begitu saja di atas bak mobil terbuka dan sangat membahayakan keselamatan jalan raya.

Pada tahun 2002 untuk pertama kalinya Founder kami memulai unit angkutan truck trailer atau head tractor yang lebih khusus mengangkut container. Pada saat ini Founder kami telah menjalankan 4 segmen angkutan barang, yaitu truck bak terbuka yang mengangkut barang break-bulk (karung) di Terminal Ujung Baru Pelabuhan Belawan, truck bak terbuka yang mengangkut barang door-to-door jarak jauh & dekat, truck chassis dengan container lock yang mengangkut container 20 ft, dan head tractor dengan trailer yang khusus mengangkut container dengan ukuran 20 ft, 40 ft, 45 ft, dan combo 2×20 ft. Eksistensi dan kepercayaan dari customer yang terus dijaga oleh Founder kami membuat perusahaan kami yang saat itu masih juga belum mempunyai badan usaha resmi namun telah dipercayai oleh perusahaan-perusahaan besar untuk menangani cargo mereka yang tiba di Pelabuhan Belawan atau pun cargo door-to-door rute jauh & dekat. Diantaranya PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), PT Pupuk Sriwidjaya (Pusri), PT Semen Andalas indonesia, PT Semen Padang, PT Karya Prajona Nelayan, PT Sentana Adidaya Pratama, PT Bumi Karyatama Raharja (Bukara), dan lain-lain. Sementara untuk cargo container nama perusahaan kami cukup dikenal oleh EMKL-EMKL skala besar mau pun skala sedang, diantaranya EMKL PT Transporindo Agung Sejahtera (TAS), EMKL PT Daya Eka Samudera (DES), EMKL PT Kemasindo Cepat Nusantara, dan lain-lain. Pada saat itu perusahaan angkutan kami dikenal dengan nama “Pengangkutan S.K.”.

Founder kami adalah sosok pengusaha low-profile yang sangat mengutamakan efisiensi kerja dengan cost seminimal mungkin, sehingga yang bekerja di perusahaan untuk urusan administrasi kantor dan operasional perusahaan adalah putra pertama beliau yang mulai bergabung pada tahun 2006 dan putra kedua beliau yang mulai bergabung pada tahun 2010, dan dibantu oleh beberapa karyawan kebanyakan merupakan karyawan bagian perbaikan dan perawatan armada dan operasional di lapangan. Namun dengan pesatnya pertumbuhan bisnis yang membuat Founder kami harus mempunyai badan usaha resmi, dan pada tahun 2010 dibentuk sebuah badan usaha yang sangat sederhana dengan nama Perusahaan Dagang (PD) Sejahtera Karyaprima, yang kepemilikannya 100% adalah Founder kami sendiri.

Dimulai dari tahun 2010, generasi penerus selanjutnya diberikan otoritas khusus oleh Founder untuk menjalankan perusahaan dan kemudian selanjutnya mulai membenahi perusahaan yang dahulu sangat konvensional dan diperbaiki sistem manajemen, keuangan, dan operasional perusahaan, dengan tujuan agar semakin meningkatkan efisiensi kerja, meningkatkan daya saing, dan tidak kalah penting adalah membuat perusahaan semakin bonafit agar mendapatkan kepercayaan dari pelanggan atau pun calon pelanggan.

Pada tahun 2012, perusahaan kami mengambil keputusan penting yang telah disetujui oleh Founder, yaitu berfokus kepada unit angkutan container dengan menggunakan tractor head dan trailer. Sehingga sampai dengan saat ini, kami hanya melayani angkutan khusus untuk container dari dan ke Pelabuhan Belawan (Belawan International Container Terminal). Keputusan ini diambil karena mulai membaiknya infrastruktur Pelabuhan Laut di provinsi-provinsi / daerah-daerah / kota-kota di Indonesia sehingga semakin banyak pelabuhan di daerah lain yang bisa melayani container menyebabkan  menurunnya kuantitas cargo untuk truck bak terbuka dimana untuk pengiriman cargo interland / antar pulau / domestik menjadi lebih murah dan efisien jika  menggunakan moda container. Dan pada tahun ini pula perusahaan kami juga memberhentikan operasional truck pengangkut container yang tidak sesuai dengan standar internasional serta adanya himbauan dari DPC ORGANDA ANGSUSPEL BELAWAN kepada pengusaha angkutan container agar menggunakan infrastruktur yang selayaknya untuk mengangkut container di pelabuhan Belawan.

Pada awal tahun 2016, kami membuka unit angkutan divisi container di Jakarta. Divisi Jakarta juga hanya khusus untuk mengangkut container saja dan terus berkembang hingga saat ini.

Dan demi menunjang dan mencapai tujuan yang diinginkan, maka pada awal tahun 2017, dibentuk badan usaha perseroan dengan nama PT. SEJAHTERA KARYAPRIMA TRANS, yang berjalan hingga saat ini.

Back to Top